Warga Laikang Keluhkan Jalan Rusah, Butuh Perhatian Pemerintah

Warga Laikang Keluhkan Jalan Rusah, Butuh Perhatian Pemerintah

MTI Takalar SULSEL - Akses Jalan Poros Desa Laikang di Dusun Pandala sepanjang kurang lebih 2 kilo meter di Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Provnsi Sulawesi Selatan, kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya jalan penghubung antar Dusun dan Desa juga sebagai jalan satu-satunya yang sering dilalui warga yang mau ke Pasar dan ke Kota serta termasuk warga luar yang mau berwisata di Desa Laikang dan Desa Punaga rusak berat dan sangat memprihatinkan karena lama tidak tersentuh perbaikan Pemerintah kurang lebih 6 tahun.

BACA:

*Ramah Tamah & Gesah Bareng Bersama Kapolresta Banyuwangi

*Satu Jam Bersama Kapolresta Banyuwangi

*Lebih Dekat Mengenal Kapolresta Banyuwangi

*Rasit Tantang Pendukun Paslon 02 Pilkada Situbondo

*Eko Dampingi Kasat Intel Polres Situbondo Temui Tokoh-Tokoh Situbondo

Dari pantauan Media Tipikor Indonesia (MTI) menyebutkan, di jalan yang berstatus milik Kabupaten itu ditemukan banyak kubangan, batu, berlumpur, tergenang air dan kerikil yang berserakan di badan jalan serta sangat membahayakan bagi pengendara terutama pengendara roda dua serta roda empat yang selalu kandas.

“Sebagai warga kami sangat memimpikan jalan ini diperbaiki dan layak untuk kami lalui setiap hari. Tapi tidak tahu kenapa Pemerintah belum juga memperbaikinya, padahal sudah lama jalan ini rusak, 6 tahun berjalan pak tidak ada kepedulian Pemerintah Kabupaten,” Ungkap salah seorang Warga Kampung Sarro Angin, Dusun Pandala, Desa Laikang, Ramli Jarre (50) kepada Media Tipikor Indonesia minggu, (22/11/2020).

Menurutnya, jika musim kemarau jalan menjadi berdebu dan apabila musim hujan maka jalan licin banyak ditemukan kubangan dan genangan air seperti permandian kerbau, “Mudah-mudahan Pemerintah secepatnya memperbaiki jalan ini. Sebab sebagai warga kami pun menginginkan jalan yang layak seperti di desa-desa yang lain,” Tuturnya beraharap.

Senada dikatakan salah seorang Warga Desa Punaga, Dg Sarro(55). Menurutnya, rusaknya jalan tersebut telah menghambat roda perekonomian warga. “Akibat jalan rusak ini ongkos menuju kota menjadi beberapa kali lipat mahalnya. Kalau mau bepergian kami harus mengocek saku lebih dalam, jadi tolong kepada Pemerintah perbaiki jalan ini agar kami juga bisa merasakan kenyamanan dan keamanan seperti di desa lain, bahkan kalau ada orang hamil dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit bisa bisa melahirkan atau kejujuran dijalan,” Keluhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Laikang melalui Sekretaris Desa, Firman, SPd, MSi menjelaskan, Pemerintah Desa (Pemdes) telah berusaha keras dalam memperjuangkan hak warganya untuk memperoleh keamanan dan kenyamanan ketika melintasi jalan tersebut.

Jalan yang di Dusun Pandala dan Dusun Ongkoa kami sudah usulkan melalui Musrembang Kecamatan 2019 dan tahun 2020, Namun Tahun 2020, Negara mengalami Wabah  Covid 19, sehingga tidak bisa dikerjakan tahun 2020, Olehnya itu, mewakili Masyarakat Desa Laikang, Pemerintah Kabupaten Takalar dapat memperbaikinya di Tahun 2021, apalagi Laikang termasuk Desa penghasil Rumput Laut dan Tempat Wisata,” Jelas Firman, mantan Aktivis Gerakan.

“Harapan Warga menginginkan agar Jalan Poros Desa Laikang bisa diperbaiki. Kalau ada bantuan lain yang masuk di Laikang ditiadakan saja dulu, yang penting jalannya diperbaiki,” Tutupnya. (Rasyid)