Tim Gabungan Pantau Penangkaran Kelompok Ternak Barokah & Haji Tamar Tampik Isu Yang Menyesatkan Tim Gabungan Pantau Penangkaran Kelompok Ternak Barokah & Haji Tamar Tampik Isu Yang Menyesatkan Media Tipikor Indonesia

Redaksi / 20 Mei 2023 / Dilihat 1462 kali

Tim Gabungan Pantau Penangkaran Kelompok Ternak Barokah & Haji Tamar Tampik Isu Yang Menyesatkan

MTI Situbondo JATIM - Tim Gabungan antara Media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), yakni Media Tipikor Indonesia (MTI) Biro Situbondo, Lembaga Peduli Lingkungan Hidup Tapalkuda Nusantara (LPLH TN) dan Asosiasi Pewarta Situbondo (APSi), langsung melakukan Penelusuran dan Peninjauan di Lapangan terkait adanya informasi yang tersebar di Masyarakat adanya Seekor Sapi Betina yang ditangkap Warga karena kondisi Kesehatan Sapi tersebut, dan Bau Kotorannya yang mengganggu Warga.

Tim Ketiga Lembaga tersebut langsung mendatangi Lokasi yang diributkan Warga, yakni Lokasi “Kelompok Ternak Barokah” yang berada di Lingkungan Dusun Petukangan, RT 001 - RW 003, Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jatim, pada Kamis (18/05/2022) kemarin.

Sesampainya di Lokasi, Tim tidak menemukan dan merasakan Bau Kotoran Ternak Sapi seperti yang ramai dibicarakan Masyarakat. Bahkan untuk memastikan hal tersebut, LPLH TN langsung mendekati Tumpukan Kotoran Sapi Betina dan mencoba menciumnya, namun tidak ada Baunya. Sedangkan MTI dan APSi menghitung jumlah Sapi Betina yang ada di Penangkaran Kelompok Ternak Hewan tersebut sejumlah 17 Ekor Sapi dengan rincian 16 Ekor yang lama dan 1 Ekor yang baru.

Mengapa Kotoran Ternak Sapi tersebut tidak berbau? Ternyata, Kotoran Sapi Betina tersebut dikelola dengan sangat baik, bahkan Air Kencingnya juga difermentasi untuk Pupuk Cair Organik.

Haji Zainul Amin atau yang lebih dikenal dengan Panggilan Haji Tamar mengungkapkan terkait dengan Bantuan Sapi Betina dari Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Dislukkanak) Kabupaten Situbondo memang kurang begitu layak jika dikembangbiakkan, karena kesehatan dan kondisinya yang sangat kurus. Namun menurutnya, Dia tetap berusaha semaksimal mungkin mengembang biakkan Hewan Ternak tersebut.

Ketika disinggung adanya Informasi yang sudah tersebar di Masyarakat, dan juga Rumor adanya Penggelapan Sapi Bantuan dari Dislukkanak Kabupaten Situbondo, Haji Tamar menampik semua Informasi yang menyesatkan tersebut, bahkan Dia berharap Dislukkanak Kabupaten Situbondo bisa datang ke Lokasi Penangkarannya.

Justru Saya sangat berharap kepada Dislutkanak Kabupaten Situbondo untuk datang ke sini dengan memberikan Bantuan Sarana dan Prasana, dikarenakan untuk Biaya Perawatannya saja sudah besar dan untuk kebersihannya tidak pernah dianggarkan atau tidak pernah diperhatikan oleh Dinas,Ungkap Haji Tamar tegas penuh harap.

Sementara itu, Ilham Fahruzi, Pembina LPLH TN, mewakili Tim menyatakan, Dari Pantauan Kami, Kami tidak menemukan adanya isue seperti yang tersebar di Masyarakat. Justru Kotoran Hewan Ternak tersebut dikelola dengan sangat baik,” Ungkapnya.

“Dan terkait dengan Sapi - Sapi yang terlihat Sakit, Haji Tamar langsung menggantinya dengan Sapi yang Sehat dan layak untuk dikembangbiakkan,” Imbuhnya.

“Kami berharap Pihak Dislukkanak Kabupaten Situbondo bisa datang dan melakukan Pengecekan. Apalagi Haji Tamar juga sangat berharap adanya Bantuan dari Dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo. Sehingga Penangkaran dan Pengembangbiakan Sapi Betina tersebut akan membuahkan hasil yang sangat baik,” Pesan Ilham Fahruzi, Pembina LPLH TN, menutup keterangannya.

(Reporter: TIM MTI, LPLH TN, APSi & Editor: MEDIA TIPIKOR INDONESIA)