Stok Beras Bulog Cabang Ponorogo Melebihi Target

Stok Beras Bulog Cabang Ponorogo Melebihi Target

MTI Ponorogo JATIM - Kepala Cabang Bulog Divisi Regional V Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, David Susanto menjelaskan, bahwa Bulog adalah Lembaga Pangan di Indonesia yang mengurusi Tata Niaga beras. Bulog berfungsi sebagai pengkajian dan penyusunan kebijakan Nasional di bidang Manajemen Logistik, pengadaan, pengelolaan, persediaan, dan distribusi beras, serta pengendalian harga beras.

"David Susanto, Kepala Cabang Bulog Divisi Regional V Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur"

Di Cabang Bulog Ponorogo saat ini stok beras melimpah, bahkan melebihi target yang telah ditetapkan. Cabang Bulog sendiri saat ini membawahi tiga Kabupaten, yaitu Kabupaten Magetan, Ponorogo dan Pacitan.

Kepala Cabang Bulog Ponorogo David Susanto mengatakan, jika saat ini stok beras di Perum Bulog Ponorogo melimpah cukup signifikan. Realisasi saat ini stok beras di gudang mencapai 26.800 Ton melebihi target dari yang ditetapkan sebesar 22.000 Ton.

“Stok beras di Bulog Ponorogo melebihi target yang telah ditentukan, untuk itu kita juga antisipasi untuk mendapatkan gabah yang nantinya untuk persediaan beras yang lama, sebab gabah berpotensi cukup lama bertahan sebelum diproses ke penggilingan guna antisipasi stok beras lama yang tidak layak untuk dikonsumsi,” Jelas David.

David menambahkan, “Sampai saat ini Bulog memprioritaskan persediaan beras yang cukup baik, mengingat Program BPNT dari Pemerintah masih berjalan. Kita sampaikan juga kepada masyarakat agar tidak terlalu khawatir dengan kondisi Pandemi seperti ini, tidak mengurangi niat Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat lewat Program BPNT. Untuk itu kita sebagai penyangga, penyedia, pengolahan agar menjaga kwalitas beras yang cukup baik untuk di konsumsi. Dan Bulog saat ini masih punya stok beras cukup melimpah,” Ungkap David.

Dengan melimpahnya stok beras, ini dipastikan ketersediaan beras di area Ponorogo dan sekitarnya dipastikan aman sampai beberapa bulan kedepan, bahkan sampai beberapa bulan kedepan tahun 2021. Diprediksi ketersediaan beras ini kebutuhan beras aman sampai 8 bulan ke depan. Artinya Sampai bulan Juli 2021 dipastikan aman akan kebutuhan beras masyarakat.

“Melimpahnya stok beras ini dapat menjadi tumpuan ketahanan pangan dan kebutuhan beras di wilayah sekitar Ponorogo seperti Magetan, Madiun dan Pacitan. Apalagi di Kabupaten Ponorogo sendiri banyak penggilingan besar berskala besar. Pemain beras medium disini bahkan bisa mensuplai sampai ke daerah luar Jawa, ada yang mensuplai beras mulai Sulawesi, Bima dan bahkan sampai Papua,” Terang David Susanto.

Sebagai Sentral Industri Pangan dan tumpuan pangan berskala Nasional, beras Bulog Ponorogo diminta sampai luar pulau Jawa. Untuk itu warga Ponorogo dan sekitarnya tidak perlu kawatir akan kekurangan stok pangan, terutama beras. Bulog juga kelliling memantau ketersediaan beras di penggilingan-penggilingan dan hampir semuanya stok aman dan melimpah. Hal ini juga untuk menjaga mutu dan kualitas beras bulog, agar kualitas beras bulog baik dan kepastian titik aman ketersediaan akan kebutuhan beras. Karena diprediksi musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dimana petani akan mundur juga dalam menanam padi. Hal ini berpengaruh mundur juga masa panen yang akan datang apalagi di bulan Mei ada Hari Raya Idul Fitri. Namun semua itu pada masyarakat petani khususnya dihimbau tidak panik kekurangan ketersediaan akan beras dan saat ini persediaan beras di bulog dan penggilingan swasta dipastikan melimpah dan aman untuk beberapa bulan ke depan. (DW/ Jack).