Sosialisasi Dan Family Development Session P2K2 Dan PKH

Sosialisasi Dan Family Development Session P2K2 Dan PKH

MTI Magetan JATIM - Family Development Session (FDS) adalah  Progam Keluarga Harapan (PKH), berupa bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan, yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Di dalam Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam program Keluarga Penerima Manfaat (KPM) suatu wadah penyampaian yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Sosial lewat modul-modul yang bertema sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan PKH. mengikuti P2K2 yang diadakan rutin minimal satu bulan sekali, yang didalamnya berisi pengarahan-pengarahan dari para pendamping PKH mengenai berbagai hal dasar dalam menjalani kehidupan yang lebih baik demi mewujudkan keluarga sejahtera.

Rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Family Development Seasion (FDS) digelar di Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (11/08/2020).

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Yayuk Sri Rahayu, SE. Camat Plaosan Permadi, Kepala Desa Pacalan Agus Suharto ST dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kades Pacalan Agus Suharto, ST dalam sambutannya menyampaikan kepada KPM PKH untuk bisa memanfaatkan bantuan dengan sebaik baiknya. Dalam kesempatan ini Kades sangat mengapresiasi  atas KPM Desa Pacalan yang telah dengan sukarela  mengundurkan diri atau graduasi mandiri dari Program PKH.

Sementara itu Camat Plaosan, Permadi mengungkapkan jika Program PKH di Desa Pacalan sukses, terbukti ada KPM mengundurkan diri dari program PKH.

“Program Pemerintah bisa sukses jika penerima manfaat berkurang,” Ujar Permadi.

Lebih lanjut Permadi menuturkan program PKH di desa Pacalan bisa dikatakan sukses karena semakin berkurangnya KPM. Harapan kami semoga program PKH ini semakin sukses dan betul-betul bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu hak peserta PKH adalah mendapatkan, Pendampingan Peningkatan Kampuan Keluarga (P2K2). Sebagai pendamping sosial harus berperan aktif dalam pendampingan peningkatan kemampuan keluarga, pendamping harus dapat menjadi Agent Of Change (Agen Perubahan) bagi seluruh peserta PKH.

Pada kegiatan Family Development Session (FDS) P2K2 tidak semata hanya pemberian materi saja, tetapi ada kegiatan diskusi kelompok. Tombak keberhasilan program PKH dapat dilihat melalui kegiatan FDS/P2K2.

Kadinsos Yayuk Sri Rahayu, SE dalam sambutannya menyampaikan, jika kegiatan FDS sebenarnya sudah rutin dilaksanakan oleh pendamping PKH. Semenjak Pandemi Covid 19 acara ini sementara ditiadakan. atau ditunda sementara. Dan di Desa Pacalan sekarang ini pertama kali dilaksanakan pertemuan pendamping PKH, akan tetapi dengan tetap menggunakan Protokol Kesehatan dimasa Pandemi.

Dijelaskan saat ini di Desa Pacalan ada 123 KPM program PKH. Dari Jumlah tersebut saat ini 20 KPM menyatakan mengundurkan diri secara sukarela dan tidak ada yang memaksa.

“Kita Apresiasi dan ucapkan terima kasih pada KPM yang betul- betul merasa terbantu dengan program Pemerintah, sehingga bisa menyatakan Graduasi Mandiri,” Kata Yayuk.

Lebih lanjut Yayuk mengungkapkan apa yang dilakukan KPM di Desa Pacalan dapat dicontoh KPM-KPM di desa lain.

Saat ini Di Kabupaten Magetan 1298 data Calon KPM yang telah diverifikasi dan sedang diusulkan ke Kemensos.

Saat ini sedang dalam daftar tunggu calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Magetan. Mereka yang masuk dalam daftar tunggu masih dibawah garis kemiskinan atau rentan untuk menjadi miskin.

Kadinsos berharap dengan adanya KPM yang merasa sudah mampu dan secara sukarela menyatakan mengundurkan diri dari kepesertaan dari PKH dapat di contoh oleh desa-desa lain, karena realitas di masyarakat masih banyak yang masih membutuhkan terutama masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, sehingga apa yang diprogramkan Pemerintah dapat berjalan lancar dan sukses. (DW/ Jack)