Satgas Covid 19 Magetan Lakukan Penyekatan 4 Titik Perbatasan

Satgas Covid 19 Magetan Lakukan Penyekatan 4 Titik Perbatasan

MTI Magetan JATIM - Satgas Covid 19 Pemerintah Daerah  Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melakukan penyekatan pembatasan di 4 titik, wilayah di Kabupaten Magetan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi keluar masuk masyarakat akibat tingginya angka kasus Corona mulai 12 sampai 25 Januari 2021 di seluruh  Wilayah Kabupaten Magetan.

Di Surat Edaran Gubernur Jawa Timur hanya ada 11 Kabupaten/ Kota yang masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dan Magetan Kota sendiri tidak masuk dalam PPKM, walaupun bisa dibilang Penyebaran Virus Covid 19 masih tinggi.

Mensikapi hal ini Pemkab Magetan kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati, Nomor: 360/17/403.204/2021 tertanggal 12 Januari 2021 Tentang Pemberlakuan Kegiatan Pembatasan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Covid 19 di Kabupaten Magetan.

Ada beberapa point yang tertuang dalam SE (Surat Edaran) Bupati Magetan tersebut diantaranya mengatur pemberlakuan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan sumber Penularan Covid 19.

Selain itu juga mewajibkan setiap pergerakan orang luar daerah Kabupaten Magetan harus bebas Covid 19 dengan menunjukkan surat hasil Tes Anti Body/ Antigen.

Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara during, pembatasan jam kerja 50 persen dilakukan secara WFH, pengaturan restoran/ warung hanya 50 persen dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan secara ketat dalam aturan.

Demikian juga dengan tempat ibadah, tempat wisata dan sosial budaya sebesar 50 persen. Selain itu untuk sementara waktu kegiatan hajatan dalam ruangan, kegiatan lomba/ keolahragaan yang langsung melakukan kontak phisik sementara waktu ditiadakan. Berupaya mencegah timbulnya kerumunan dengan meningkatkan kegiatan Operasi Yustisi.

Surat Edaran (SE) Bupati Magetan yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Ir. Hergunadi atas nama Bupati mulai berlaku sampai dengan 25 Januari 2021.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Magetan, Ari Budi Santoso, SH, MM mengatakan, Kabupaten Magetan sebagai daerah penyangga Zona Merah Covid 19, seperti Kota Ngawi dan Madiun melakukan pengawasan dan pengetatan arus masuk orang luar daerah yang menuju ke Magetan.

“Kita lakukan pengetatan dan pengawasan di perbatasan,” Ujar Ari Budi.

Dijelaskan, “Hal ini bertujuan untuk menekan Penyebaran Virus Covid 19 di Magetan. Seperti hari ini kegiatan pengawasan dan pengetatan di wilayah perbatasan Magetan - Ngawi tepatnya di Daerah Baluk, Kecamatan Karangrejo, Desa/ Kecamatan Takeran, Desa Tunggur, Kecamatan Lembeyan dan Perbatasan Cemoro Sewu,” Tegas Ari Budi.

Ditempat yang sama Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid 19 Kabupaten Magetan dari unsur Kepolisian, Waka Polres Magetan Dadang Kurnia, SH, MM mengatakan, “Di wilayah penyekatan perbatasan 4 titik itu ada posko-posko yang telah disediakan sebagai giat imbangan dari Kabupaten atau yang ada giat PPKM,” Jelas Waka Polres. (Jack/Dik)