Satbinmas Polresta Banyuwangi Ajak Santri Tangkal Paham Radikalisme Dan Terorisme Satbinmas Polresta Banyuwangi Ajak Santri Tangkal Paham Radikalisme Dan Terorisme Media Tipikor Indonesia

Redaksi / 09 Juni 2022 / Dilihat 86 kali

Satbinmas Polresta Banyuwangi Ajak Santri Tangkal Paham Radikalisme Dan Terorisme

MTI Banyuwangi JATIM - Guna menjaga dan memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polresta Banyuwangi lakukan Pendekatan kepada seluruh Elemen Masyarakat dan Stakeholder yang ada,

Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasatbinmas) Polresta Banyuwangi melalui Kepala Urusan Administrasi dan Tata Usaha (Kaurmintu) Satbinmas Polresta Banyuwangi, Bripka M Syafa’at, mengingatkan dan mengajak para Santri untuk selalu melakukan Amar Ma'ruf Nahi Munkar, baik dengan Perbuatan maupun secara Lisan.

Hal tersebut disampaikan saat menggelar Kegiatan Pembinaan dan Bimbingan Penyuluhan kepada Santri Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Nurul Huda, yang berlangsung di Masjid Baitul A’la, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Hari Selasa Malam (07/06/2022).

Bripka Syafa’at menerangkan, bahwa Kegiatan yang digelar merupakan Program Kegiatan Rutin Polresta Banyuwangi dalam Upaya mewujudkan Keamanan, Ketenteraman, dan Ketertiban Masyarakat. Dan dengan Kemajuan Teknologi Informasi dan dalam Era Digital saat ini, Masyarakat-Kalangan Santri khususnya, diharapkan bisa Bijak dalam ber-Media Sosial.

“Gunakan Teknologi secara Bijak dan Produktif serta Jangan mudah Terprovokasi berita-berita yang belum jelas kebenaranya. Terkadang Masalah muncul karena ada Pihak yang tidak Bijak dalam menggunakan Media Sosial dengan menyebarkan Informasi yang tidak Akurat, sehingga mengakibatkan Kegaduhan, bahkan sampai ada Korban Harta dan Nyawa,” Ungkapnya.

“Dengan mudahnya mendapatkan Akses Informasi, para Santri diharapkan menjadi Pelopor dalam menaati Aturan dan Hukum yang ada. Butuh kewaspadaan semua Pihak terkait Penyebaran Paham Radikalisme dan Terorisme yang mengancam Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Radikalisme dan Terorisme saat ini sudah Menjangkiti semua Golongan, mulai Dunia Pendidikan, para Pengusaha maupun Aparat Keamanan Negara,” Imbuhnya penuh harap.

“Dalam Upaya mencegah Penyebaran Paham Radikalisme dan Terorisme, Warga perlu Pemahaman Agama secara Kaffah. Selain itu, perlu adanya Kesadaran bahwa Negara Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika yang perlu diterapkan dalam Kehiduapan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara dalan NKRI. Selanjutnya yang tidak kalah berbahaya adalah Peredaran Narkotika dan obat-obatan Terlarang oleh para Pengedar dengan berbagai Modus. Salah satunya Pelibatan anak-anak untuk menjadi Kurir untuk mengelabui Aparat Penegak Hukum,” Sambungnya.

”Untuk itu para Santri supaya hati-hati dan Waspada apabila ada Orang yang tidak kenal dan menawarkan Barang yang Kita tidak tahu. Bisa jadi Hal tersebut adalah Modus Peredaran Narkoba. Kepatuhan dan Ketaatan menjalan Agama Islam secara Kaffah menjadi Benteng untuk mengatasi Degradasi Moral yang terjadi dalam Era Globalisasi saat ini,” Pungkas Kaurmintu Satbinmas Polresta Banyuwangi, Bripka M Syafa’at.

Sementara itu, KH Astro Junaidi, Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi, mengungkapkan, bahwa selama ini Hubungan dan Kerjasama LDII dengan Polresta Banyuwangi sudah berjalan dengan sangat baik. (Eka/MTI)