Proyek Pembangunan Reklamasi Laut Pelabuhan Masami Desa Ketapang

Proyek Pembangunan Reklamasi Laut Pelabuhan Masami Desa Ketapang

MTI Banyuwangi JATIM - Proyek Reklamasi Laut yang berada di Area Pelabuhan Masami, Wilayah Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, banyak menimbulkan Pertanyaan terkait Perijinannya, Rabu (07/04/2021).

Mendengar selentingan informasi yang merebak di tengah masyarakat Ketapang, Media Tipikor Indonesia (MTI) mencoba mendatangi Lokasi Proyek Reklamasi yang pengerjaanya baru berjalan sekitar 20 %. Kedatangan MTI disambut baik oleh Pihak Pengelola.

Dalam kesempatan tersebut MTI mengkonfirmasi Taufik Muhajir, selaku Manager dan Penanggung Jawab Proyek, yang kebetulan sedang berada di Lokasi. Pria (42) asal Kecamatan Singojuruh itu kemudian menjelaskan secara gamblang mulai dari Pengurusan Izin hingga Izin terbit, sehingga Pelaksanaan Pembangunan Proyek Reklamasi tersebut bisa terlaksana.

Taufik juga menceritakan, jika banyak rekan-rekan Media dan Lembaga yang menemui dirinya dan menanyakan soal Izin Reklamasi Laut itu, ‘Kita pastikan bahwa Proyek Reklamasi ini Resmi dan sudah mengantongi Izin dari Dinas-Dinas terkait,” Katanya kepada MTI tegas.

Taufik juga menceritakan bagaimana awa-awal ketika akan melaksanakan Proyek Reklamasi Laut, mulai penolakan Wrga dan kendala perizinan.

“Awalnya kita banyak mengalami kendala Ma, mulai penolakan warga, soal perijinan dan masih banyak lagi persoalan lain,” Ungkapnya.

“Dan waktu itu Proyek sempat terhenti, tapi kita pastikan bukan karena penolakan warga, ada sesuatu dan lain hal yang akhirnya kita berhenti untuk sementara, tapi itu gak perlu kita jelaskan secara detail, karena itu Persoalan Tekhnis dalam Perusahaan,” Imbuhnya.

“Tapi syukur Alhamdulillah semua sudah teratasi, baik Izin dan persoalan dengan warga sekitar, sehingga Proyek ini berjalan dan dilanjutkan lagi, bahkan banyak kok warga sekitar yang kita pekerjakan dalam pProyek ini,” Terang Taufik dengan wajah sumringah.

“Kita banyak berharap Proyek ini segera rampung, biar cepat beroperasi, karena yang jelas ke depan bisa menyerap banyak Tenaga Kerja dari lingkungan sini,” Pungkasnya penuh harap. (RB)