Polresta Banyuwangi Gelar Latops Patuh Semeru 2022, Targetkan Turunnya Angka Kecelakaan Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Hariyanto Media Tipikor Indonesia

Redaksi / 11 Juni 2022 / Dilihat 102 kali

Polresta Banyuwangi Gelar Latops Patuh Semeru 2022, Targetkan Turunnya Angka Kecelakaan

MTI Banyuwangi JATIM - Polresta Banyuwangi menggelar Latihan Operasi (Latops), dalam rangka Persiapan Pelaksaan Operasi Patuh Semeru 2022, yang bertempat di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi, Jumat (10/06/2022).

Operasi Patuh Semeru 2022 tersebut, rencananya akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai Hari Senin (13/06/2002) hingga Hari Minggu (26/06/2022) mendatang.

Kegiatan Latops Patuh Semeru 2022 tersebut dibuka oleh Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Hariyanto, didampingi Kabag Ops Polresta Banyuwangi, Kompol Agung Setya Budi, dan Kasat Lantas Kasat Lantas, AKP Rian Septia Kurniawan, serta sejumlah Anggota yang ditunjuk dalam Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2022.

Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Hariyanto, dalam sambutannya mengatakan, bahwa Latihan Pra Operasi itu sebagai Langkah Persiapan untuk melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2022, yang lebih mengedepankan Fungsi Lalu Lintas dengan Penekanan Peran Aktif masing-masing Personel Satuan Tugas (Satgas) untuk menindak Pelanggaran, khususnya yang berpotensi Penyebab Terjadinya Kecelakaan.

Wakapolresta Banyuwangi juga menjelaskan, bahwa perlunya Penambahan Target Operasi sesuai Karakteristik Wilayah, salah satunya Wilayah Rawan Kecelakaan. Sehingga Sasaran yang akan dicapai, di antaranya Turunnya Angka Kecelakaan dan Ketertiban Masyarakat dalam ber-Lalu Lintas dapat Terwujud.

Selain menargetkan Turunnya Angka Kecelakaan, Wakapolresta Banyuwangi juga menghimbau kepada Anggota yang Terlibat untuk menjaga Kepercayaan Masyarakat terhadap Polri.

“Pelaksanakan Operasi ini dengan Humanis serta sesuai dengan Standart Operating Prosedure (SOP). Walaupun melakukan Penindakan terhadap Pelanggar, tetap Kita kedepankan Senyum, Sapa, Salam,” Pesan Wakapolresta Banyuwangi tegas.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol Rian Septia Kurniawan, menjelaskan, bahwa Tujuan Pelaksanaan Lat Pra Ops tersebut, agar Anggota yang Terlibat memahami Tugas masing-masing. Sehingga dalam Pelaksanaan Operasi, Anggota yang Terlibat di bawah Komando masing-masing Kasatgas sesuai dengan Sasaran dan Target Operasi, dan tidak berjalan sendiri-sendiri, serta Tepat Sasaran.

“Terkait Konsep Operasi, bersifat Terbuka dalam bentuk Harkamseltibcarlantas, dengan mengutamakan Penindakan Selektif Prioritas yang bersifat Humanis,” Kata Kompol Rian.

Menurut Kasat Lantas, ada beberapa Pelanggaran Prioritas atau Utama yang menjadi Perhatian Serius Petugas Kepolisian selama Operasi berlangsung. Di antaranya Pengendara Roda Dua tidak gunakan Helm, Pengemudi Roda Empat yang tidak menggunakan Sabuk Keselamatan (Safety Belt), Pengemudi melebihi Batas Kecepatan, Pengendara melawan Arus, berkendara dalam Kondisi Mabuk, Pengendara Anak di bawah Umur, menggunakan HP saat berkendara, Penggunaan Lampu Rotator dan Strobo.

“Terhadap seluruh Anggota yang Terlibat harap memperhatikan terkait Delapan Pelanggaran Prioritas yang dilakukan Penindakan, serta mengupayakan Tindakan Tilang dengan Sistem ETLE,” Harap Kasat Lantas.

Pada kessempatan tersebut, Kasat Lantas juga memberikan Materi Pelatihan Gerakan Pengaturan Lalu Lintas, sehingga dalam Pengaturan dapat Terlihat Jelas dan dimengerti oleh Pengguna Jalan.

“Latihan ini sifatnya untuk meningkatkan Kemampuan Anggota, khususnya dalam Fungsi Teknis Lalu Lintas. Sehingga saat menjalankan Tugas di Lapangan bisa berjalan dengan baik,” Tegas Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol Rian Septia Kurniawan. (Eka/Mar/MTI)