Pengguna Jasa Keluhkan Lamanya Perbaikan Dermaga LCM Ketapang Banyuwangi

Pengguna Jasa Keluhkan Lamanya Perbaikan Dermaga LCM Ketapang Banyuwangi

MTI Banyuwangi JATIM - Perbaikan Fasilitas Dermaga Landing Craft Machine (LCM) di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur yang agak tersendat dan ditutupnya Penyebrangan lewat Dermaga LCM mulai dikeluhkan, karena pengguna jasa penyebrangan (khususnya Sopir angkutan barang, Truk, Pick Up, Travel dll) lebih memilih menggunakan penyebrangan Dermaga LCM, disamping kapalnya lebih besar dan pelayarannya yang lebih cepat ketimbang naik Kapal Motor Penumpang (KMP).

"Fahmi Alweni, GM PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi" 

Melihat keadaan tersebut, Media Tipikor Indonesia (MTI) pada hari Selasa (24/11/2020) mendatangi Kantor PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi untuk mengkonfirmasi ke pihak PT. ASDP Indonesia Ferry, Fahmi Alweni selaku General Manager sedang tidak berada di tempat.

Namun pada hari Rabu (25/11/2020) saat MTI kembali menyambangi Kantor PT. ASDP Indonesia Ferry, MTI langsung disambut Fahmi Alwani, GM PT.ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang. Helmi memberikan keterangan, bahwa perbaikan Dermaga Penyebrangan LCM masih dalam proses.

“Dermaga LCM sementara masih dalam proses, karena dengan pertimbangan bahwa lokasinya pasir yang gampang ambles, jadi prosesnyapun tidak mudah,” Terang Fahmi kepada MTI.

Salah satu Karyawan Pelayaran Swasta yang enggan disebutkan namanya juga mengelukan lambatnya penanganan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

“Padahal mas, di Pelabuhan LCM ini kami mengawal untuk kendaraan masuk ke kapal dengan bergerak atret/ mundur, saat kami mengawal di Pelengsengan yang bagian utara, maka kami harus penuh dengan kehati-hatian, karena takut salah satu Ban Truck yang kami kawal masuk ke lubang tersebut,” Keluhnya.

“Apalagi kalau malam hari kami harus lebih extra hati-hati lagi, karena jarak pandang dan juga dengan mata sedikit ngantuk untuk mengawal kendaraan Truck masuk ke kapal kami,” Imbuhnya.

“Harapan kami, semoga PT. ASDP Indonesia Ferry sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan di Pelengsengan yang rusak ini, agar kami bisa lebih tenang dan nyaman serta tidak beresiko untuk melakukan Kegiatan Bongkar Muat,” Pungkasnya penuh harap, namun mewanti-wanti untuk tidak menuliskan namanya (Rhm/ Spj)