Pengacara Rini Desak BRI Medan Lakukan Audit Investigasi di BRI Cabang Lubuk Pakam Pengacara Rini Desak BRI Medan Lakukan Audit Investigasi di BRI Cabang Lubuk Pakam Media Tipikor Indonesia

Redaksi / 27 Juli 2022 / Dilihat 1399 kali

Pengacara Rini Desak BRI Medan Lakukan Audit Investigasi di BRI Cabang Lubuk Pakam

MTI Deli Serdang SUMUT - Kantor Hukum A Sultoni Johar Hasibuan, SH, dan Rekan, Iwan Sahamsi Putra, SH, sebagai Pengacara Rini Adriani (26), Warga asal Jalan. Sudirman, Desa Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang Saldo Tabungannya tiba-tiba “Lenyap Tak Berbekas” di Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Lubuk Pakam, Deli Serdang, akhirnya mendapatkan Surat Balasan Somasinya dari Kepala Cabang Bank BRI Lubuk Pakam, Selasa (26/07/2022).

BACA:

*Nasabah BRI Cabang Lubuk Pakam Saldonya Terkuras Tanpa Sisa, Pihak BRI Tidak Mau Tanggung Jawab

Pengacara Ahmad Sulton Johar Hasibuan, SH, selaku Kuasa Hukum Rini Adriani, memberikan keterangan terkait Surat Balasan Somasi yang dilayangkan dengan No. 316/KH-BASHSSU/VI2022. Isi dalam Surat yang dikirim Kepala Cabang BRI Lubuk Pakam Sebagai berikut:

“Bahwa berdasarkan Hasil Pemeriksaan terhadap Bukti Penarikan Tabungan yang ada di Bank BRI atas Transaksi - Transaksi Penarikan pada Rekening Klien Saudara tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang ada di Bank BRl. Di mana Transaksi Penarikan Tabunga melalui Teller, Nasabah membawa Buku Tabungan dan Kartu Identitas (KTP, yang Copy terlampir). Selanjutnya pada Bukti Penarikan Tabungan telah ditanda tangani sesuai dengan Tanda Tangan yang ada pada Buku Tabungan dan KTP. Sehingga Permintaan untuk Pengembalian Uang atas Transaksi yang disanggahkan Klien Saudara tidak dapat Kami penuhi,” Ungkap Kacab BRI Lubuk Pakam di Surat Balasannya.

Namun Ahmad Sulton Johar Hasibuan, SH, selaku Kuasa Hukum Rini Adriani, menyatakan akan terus menuntaskan Persoalan tersebut hingga Tuntas. “Nah begitulah Inti dari Surat Balasan yang Mereka kirim ke Kantor Hukum BASH. Tapi Kami tidak Tinggal Diam begitu saja,” Tegasnya kepada Media Tipikor Indonesia (MTI) Perwakilan KotaMedan.

Johar mengungkapkan, “Ada beberapa Poin yang harus Kami Tegaskan disini, yaitu: 1. Kami sebagai Kuasa Hukum Rini Adriani, menolak secara Tegas atas Surat Balasan dari BRI Cabang Lubuk Pakam. 2. Kami tetap akan menempuh Jalur Hukum apabila sudah tidak ada lagi Peluang Penyelesaian secara Kekeluargaan antara Klien Kami dengan BRI Cabang Lubuk Pakam. 3. Kami meminta kepada Instansi terkait, serta Pihak lainnya yang telah menerima Tembusan Surat Kami sebelumnya, agar kiranya memberikan Respon dan atau Menindaklanjuti Surat Kami tersebut,” Ungkapnya.

“Kami meyakini adanya Kelalaian yang dilakukan Pihak BRI Cabang Lubuk Pakam terhadap Klien Kami, yang mengakibatkan Hilangnya Uang Tabungan Klien Kami tersebut. Dan untuk itu, Kami selaku Kuasa Hukum Rini Adriani, selaku Nasabah BRI meminta agar BRI Wilayah Medan, agar memeriksa Kacab BRI Lubuk Pakam atas Kebenaran Kelalaian tersebut,” Imbuhnya.

“Kami meminta kepada BRI Wilayah Medan agar mencopot Kacab BRI Lubuk Pakam atas dugaan Sikap Arogansi yg dipertontonkan kepada Klien Kami, yakni karena mengeluarkan Surat Balasan menolak membayar Ganti Rugi kepada Klien Kami, meskipun patut diduga keras, Teller BRI secara Nyata telah Lalai dalam menjalankan Tugasnya,” Sambungnya.

Johar juga meminta dan mendesak BRI Wilayah Medan untuk melakukan Pengecekan dan Audit Investigasi di BRI Cabang Lubuk Pakam dan melihat Rekaman CCTV BRI Cabang Lubuk Pakam, “Silahkan, BRI Wilayah Medan mengecek dengan benar, baik Nama Penarik, KTP, Tanda Tangan, Form Penarikan Tunai, bahkan dapat dilihat melalui CCTV BRI Cabang Lubuk Pakam, apakah Klien Kami yang datang sendiri ataukah orang lain, yang mengaku-ngaku bernama Rini Adriani, yang melakukan Transaksi Penarikan Tunai melalui Teller di BRI Cabang Lubuk Pakam tersebut,” Desak Pengacara Ahmad Sulton Johar Hasibuan, SH, selaku Kuasa Hukum Rini Adriani.

Namun saat MTI Perwakilan Kota Medan dan Lmbaga  mendatangi Kantor BRI Cabang Lubuk Pakam, Kacab BRI Lubuk Pakam, Deli Sopian, terlihat sengaja menghindar, dan hanya ditemui Zulfikar, Asisten Operasional BRI Cabang Lubuk Pakam. Bahkan Zulfikar kelihatan ketakutan, “Jangan dinaikan Media, nanti Saya dipecat. Ini menyangkut Kerja Saya,” Pintatanya memelas.

Dari Penelusuran MTI Perwakilan Kota Medan dan Aktivis Lembaga, Data-datanya mulai memberikan ketrangan dan mengarah  kepada “Adanya Kelalaian yang dilakukan BRI Cabang Lubuk Pakam dan yang melakukan Transaksi Penarikan Dana Tabungan milik Rini Andriani secara Tunai tersebut bukanlah Rini, karena saat itu Rini sedang berada di Malaysia”. (TIM MTI)