Melalui Skema Gotong-Royong ASN, Bupati Salurkan Bantuan Sembako

Melalui Skema Gotong-Royong ASN, Bupati Salurkan Bantuan Sembako

MTI Banyuwangi JATIM - Lagi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (A3) kembali menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga terdampak Covid 19. Bantuan yang diserahkan kali ini berasal dari skema gotong-royong para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Banyuwangi.

Bupati Anas mengatakan, memasuki era adaptasi kebiasaan baru, program bantuan bagi warga terdampak di Banyuwangi masih terus dilanjutkan. Sejumlah skema bantuan saat ini masih bergulir termasuk skema gotong royong jajaran ASN.

“Di era normal baru ini sebagian warga sudah ada yang mulai bekerja kembali, namun juga masih ada yang belum bisa beraktivitas, sebagaimana sebelum terjadi pandemi. Maka program bantuan ini masih kita teruskan,” Ucap Anas saat menyerahkan bantuan di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi Senin (10/8/2020).

Bupati A3, dalam road show penyerahan dampak Covid 19, kemasan skema gotong toyong ASN, Senin (10/08/2020) diawali dari Kelurahan Kertosari,  berlanjut di Kelurahan Pakis, salah satu Kelurahan paling Ujung Selatan di Kecamatan Banyuwangi.

Swadaya skema gotong royong ASN sejak awal April lalu, secara swadaya ASN dan karyawan pemerintah Kabupaten Banyuwangi dari tingkat Kabupaten hingga kelurahan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama yang mengalami kesusahan.

"Plt. Lurah Pakis, Kadarisman, SP"

“Ada 13 ribu ASN dan karyawan di lingkungan pemerintah Kabupaten, yang distribusi bantuannya telah ditentukan. Misalnya, ASN guru membantu pedagang terdampak di sekitar sekolah masing - masing. Lalu kelurahan fokus pada warganya. Dari sini, kami bersama-sama untuk membangun solidaritas menghadapi Covid-19 ini,” Terang Anas.

Anas menambahkan, saat ini sudah 269.000 keluarga Banyuwangi terjangkau berbagai program sosial, mulai PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Pangan Provinsi Jatim, dan Jaring Pengaman Pemkab Banyuwangi.

“Harapan kami, di masa new normal ini, warga yang terdampak secara ekonomi ini bisa kembali menjalankan aktivitas ekonominya. Penghasilannya mulai berangsur normal. Yang jualan mulai jualan lagi, UMKM juga mulai dapat orderan kembali. Namun, jangan lupa tetap disiplin terhadap protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. Biar ekonomi jalan, covid-19 bisa ditahan,” Tambah Anas dengan nada prnuh harap.

Anas juga mengungkapkan bahwa jaring pengaman sosial dalam menghadapi pandemi ini, masih cukup aman hingga Desember mendatang. Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang disiapkan oleh Banyuwangi mencapai Rp 125 Miliyar. Dari anggaran tersebut, telah terserap sebesar Rp 74 M.

“Itu akan cukup untuk mengcover berbagai program jaring pengamanan sosial hingga akhir tahun. Sedangkan untuk sektor terdampak lain yang tidak tercover dalam BTT, akan dilakukan penganggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan mendatang,” Pungkas Anas.

Secara terpisah Plt. Lurah Pakis, Kadarisman, SP mengatakan kalau dirinya mengemban jabatan Plt di Kelurahan Pakis merasa bangga. Pasalnya baru sebulan lebih saya mengemban tugas, sudah beberapa kali memberikan bantuan dampakk Covid 19, dari berbagai sumber. Seperti PKH, BPNT, Bantuan Pangan Provinsi Jatim, dan jaringan pengaman Pemkab.

“Sy merasa puas, sepekan mengemban tugas Plt. Lurah Pakis. Dan dalam sepekan sudah beberapa kali menyalurkan bantuan pada warga masyarakat Pakis. Seperti BPNT, PKH, BLT, dan program bantuan paket yang lain. Terakhir memberikan bantuan skema gotong-royong ASN, di Balai Kelurahan Pakis, diberikan langsung secara face to face Bupati Anas pada warga saya,” Ttandas Plt. Lurah Pakis, Kadarisman, yang akrab disapa Pak Boy. (MT).