Mendiang (Alm) M. Sholeh, Kepala Desa Mangir Banyuwangi

Korban Kecelakaan Maut Akhirnya Meningggal Dunia Setelah Menjalani Perawatan

MTI Banyuwangi JATIM - Meningkatnya Aktivitas Pengguna jalan pada H-2 jelang Lebaran kali ini telah memakan korban. Kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi di Jalan Raya Wonosobo, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, antara Kendaraan Roda Empat Jenis Pick Up L300 versus Sepeda Motor Honda Scoopy, yang dikendarai M. Sholeh, Kepala Desa Mangir, mengakibatkan Kades Mangir meninggal dunia, meskipun sempat menjalani Perawatan Medis di RSUD Blambangan karena luka parah di bagian kepala.

Menurut keterangan Saksi mata yang berada di TKP menceritakan, pada awalnya Kendaraan Roda Empat L300 dengan Nopol P 9267 VQ yang dikemudikan oleh Rahman (38) yang ditemani Siti Nurhusna (25), keduanya merupakan Warga Dusun Pancursari, RT/RW 02/02, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi, melaju dari arah utara ke selatan, dan mendahului Kendaraan Roda Dua. Setelah mendahului, Kendaraan Pick Up jenis L300 tersebut menabrak Sepeda Motor Honda Scoopy, Warna Merah dengan Nopol P 2375 WT, yang dikendarai oleh M. Sholeh (49), Warga Dusun Cengkokan, RT/RW 02/01, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, yang dimungkinkan karena kedua Pengendara kurang hati-hati, sehingga terjadi Laka Lantas tersebut.

Akibat kejadian itu, Pengendara Sepeda Motor Honda Scoopy yang diketahui merupakan Kepala Desa Mangir, mengalami luka parah dibagian kepala, dan langsung dilarikan ke RS NU Mangir untuk mendapatkan Pertolongan Medis. Karena luka yang dialami cukup parah, korban langsung dirujuk ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna menjalani Perawatan Medis secara intensif. Meskipun Petugas Medis telah berupaya semaksimal mungkin melakukan penanganan, namun nyawa Kades Sholeh tidak tertolong.

Sementara itu, Anton Sujarwo, SE, Kepala Desa Aliyan, selaku Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Askab) mengabarkan jika M. Sholeh meninggal dunia saat menjalani Perawatan Medis pasca kecelakaan di RSUD Blambangan. Dirinya merasa kehilangan, karena beberapa hari lalu korban sempat Berbuka Puasa bersama dengan rekan-rekan Kades dan sempat menjadi Imam Sholat Magrib.

“Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un, Pak Kades meninggal dunia sekitar Pukul 18.00 WIB. Kami atas nama Askab, sangat kehilangan. Semoga beliau ditempatkan di Sisih-NYA, Amin,” Ungkap Anton lewat pesan singkat WhatsApp, (SS)