Ketua Pendopo Semar Nusantara Tegaskan Tindakan Bupati Ipuk Lukai Hati Rakyat Ketua Pendopo Semar Nusantara Tegaskan Tindakan Bupati Ipuk Lukai Hati Rakyat Media Tipikor Indonesia

Ketua Pendopo Semar Nusantara, Uny Saputra atau yang akrab dipanggil Mbah Uni

Redaksi / 17 November 2022 / Dilihat 2070 kali

Ketua Pendopo Semar Nusantara Tegaskan Tindakan Bupati Ipuk Lukai Hati Rakyat

MTI Banyuwangi JATIM – Seperti yang sudah diketahui bersama, di tengah isu yang santer menjadi Pembicaraan di Masyarakat, terkait adanya Kasus Korupsi di Kabupaten Banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, tiba-tiba melakukan Mutasi Jabatan Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Banyuwangi, pada Selasa (15/11/2022).

BACA:

*Bondan Nyatakan Bupati Banyuwangi Lindungi Tersangka Kasus Korupsi & Motivasi Kajari Fiat Justitia Ruat Caelum

*Di Tengah Isu Kasus Korupsi, Bupati Ipuk Lantik Lima Pimpinan Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Banyuwangi

Dan salah satu dari Pejabat yang digeser menerima Jabatan baru tersebut adalah “Nafiul Huda, SSos, MSi”, mantan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi, yang telah ditetapkan sebagai ”Tersangka oleh Kejari Banyuwangi, karena Tersandung Kasus dugaan Korupsi Makanan dan Minuman (Mamin) FIKTIF TA 2021. Namun kini mengemban Jabatan baru sebagai Stap Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia.

Meski Mutasi Jabatan di Lingkungan Pemkab Banyuwangi adalah merupakan Hak Bupati, namun Tindakan dan Langkah yang diambil Bupati Ipuk menuai banyak Protes dan Reaksi berbagai Pihak, mulai dari Aktivis hingga Tokoh Masyarakat Kabupaten Banyuwangi.

Ketua Pendopo Semar Nusantara, Uny Saputra atau yang akrab dipanggil Mbah Uni, sebagai Tokoh Masyarakat merasa Kecewa  dan sangat menyayangkan Langkah dan Keputusan yang diambil Bupati Ipuk.

Mbah Uni berpendapat, seharusnya Bupati Ipuk itu menonaktifkan Nafiul Huda (Red, Tersangka Kasus dugaan Korupsi), agar yang Bersangkutan dapat menghadapi dan menjalani Proses Hukum, tanpa Terganggu dengan Aktivitas Kegiatan Kerja Pemkab Banyuwangi.

Dan Tindakan dan Keputusan Bupati Ipuk ini dianggap dengan secara sengaja telah melukai Hati Rakyat Banyuwangi.

NH telah ditetapkan sebagai Tersangka atas dugaan Kasus Korupsi oleh Kejari Banyuwangi. Seharusnya Bupati Ipuk segera menonaktifkan NH, tidak malah memberi Jabatan baru kepada NH. Jelas Hal ini sangat melukai Perasaan Hati Rakyat Banyuwangi,” Ungkapnya Kecewa.

“Mestinya, membiarkan Kejaksaan Banyuwangi melakukan Proses Hukum lebih lanjut tanpa ada halangan apapun, sehingga Kasus tersebut menjadi Jelas. Jika Faktanya seperti ini, Kami justru Punyai Tanda Tanya di dalam Pikiran dan Hati Kami. Sandiwara apa ini dan sebenarnya apa yang sedang Terjadi Kabupaten Banyuwangi ini ?,” Tanya Mbah Uni merasa Heran.

“Saya tidak ada urusan Politik, dan Saya juga tidak ada urusan dengan Persoalan Hukum. Namun Saya hanya ingin Kabupaten Banyuwangi ini Bersih dari segala Perbuatan yang tidak baik, sehingga Kabupaten ini menjadi lebih Maju dan Rakyatnya Hidup lebih Sejahtera. Untuk Hal itu, Kami akan memberikan Dukungan kepada Kejaksaan Banyuwangi untuk terus melakukan Pengusutan secara Tuntas, agar semakin Gamblang Kasus Korupsi yang kini sedang Ramai,” Pungkas Ketua Pendopo Semar Nusantara, Uny Saputra atau yang akrab dipanggil Mbah Uni, mengakhiri Ungkapan Kekecewaannya sembari Berdoa. (TeamMTI)