Kegiatan BIMTEK Pemkab Palas Dinilai Sebagai Ajang Maraup Keuntungan Dan Wartawan Sempat Dilarang Masuk Kegiatan BIMTEK Pemkab Palas Dinilai Sebagai Ajang Maraup Keuntungan Dan Wartawan Sempat Dilarang Masuk Media Tipikor Indonesia

Redaksi / 01 Juni 2022 / Dilihat 734 kali

Kegiatan BIMTEK Pemkab Palas Dinilai Sebagai Ajang Maraup Keuntungan Dan Wartawan Sempat Dilarang Masuk

MTI Medan SUMUT - Bimbingan Teknis (Bimtek) adalah suatu Kegiatan, di mana para Peserta diberi pelatihan-pelatihan yang bermanfaat dalam meningkatkan Kompetensi Peserta dan Materi yang diberikan meliputi “Membangun Tim Kerja Efektif, Teknik Komunikasi dalam Konteks Pelayanan Prima, Survey Indeks Kepuasan Masyarakat dan Penanganan Keluhan Pelanggan, Tata Pemerintahan yang Baik dan Profesionalisme Aparatur, Kepemimpinan, dan lain-lain”.

Tujuan diadakannya Bimtek adalah untuk menigkatkan Profesionalisme dan Kompetensi ASN dalam Perkembangan dan Persaingan SDM Indonesia; meningkatkan Prestasi Kerja ASN berbasis Kompetensi; meningkatkan Kerjasama dan Koordinasi ASN dalam Pelayanan Publik dasar; meningkatkan Tata Kelola Keuangan maupun Kepegawaian ASN dalam Terwujudnya Government dan Governance. Dan Sasaran yang ingin dicapai setelah mengikuti Bimtek adalah Memahami dan Menerapkan aturan-aturan yang ada terkait Tupoksi ASN di lapangan.

Namun Pelatihan Bimtek yang digelar oleh Pemerintahan Daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) melalui Lembaga Peningkatan Mutu Administrasi Pendidikan (LPMAP) dengan tema “Pembelajaran Wawasan Kebangsaan”, pada Tanggal 29 - 31 Mei 2022, yang bertempat di Hotel Danau Toba Internasional, Jalan. Imam Bonjol No.17, Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tersebut dinilai seperti dipaksakan dan terkesan hanya sebatas Ajang untuk meraup Keuntungan bagi pihak-pihak tertentu. Pasalnya, dalam kegiatan tersebut terlihat kurangnya Antusias para Peserta dan tidak serius dalam mengikuti Bimtek tersebut, apalagi dalam Kegiatan Bimtek tersebut, para Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut ditarik Biaya Pelatihan Rp. 10-20 Juta per Peserta, Selasa (31/05/2022).

“Sebenarnya Kami bosan dengan Bimtek ini, karena hampir Tiap Tahun diadakan dan cuma menghabiskan Anggaran saja. Dan Kami mengikutinya pun sebatas Formalitas saja biar Urusan tidak dipersulit,” Ungkap salah satu Peserta Bimtek dari Kecamatan Sihapas Barumun kepada Awak Media.

Sementara itu, para Kuli Tinta (Awak Media) awalnya sempat tidak diperbolehkan memasuki Ruangan Pelatihan Bimtek dan dilarang melakukan Liputan oleh Petugas Sekuriti, karena katanya ada Perintah dari Panitia. Sehingga sempat terjadi sedikit Perdebatan, dengan alasan lagi Jam Kegiatan, namun akhirnya Wartawan bisa masuk dalam Ruangan Acara tapi hanya sekedar mengambil Foto.

Temuan Awak Media di dalam Ruang Kegiatan tersebut Terlihat seperti Ajang Bisnis. Tukang Photo diperbolehkan masuk, begitu juga adanya Dagangan pernak pernik Asesoris yang dipajang.

Servis, Humas Hotel Danau Toba Internasional, saat dikonfirmasi Awak Media membenarkan adanya Kegiatan Bimtek tersebut. “Benar, di Hotel Kami ini ada Kegiatan Bimtek dari Palas,” Terangnya.

“Yang Saya tahu mungkin Hari ini terakhir. Chek In Pembukaan Tanggal 29 dan Berakhir 31 Mei 2022. Mengenai berapa Harga maupun banyak Kamar yang dipesan, Saya tidak megang Data itu berapa Kamar. Karena itu Sifatnya Delegasi, kalau Jumlah Kamar Kita nggak tahu,” Sambungnya.

“Kalau banyaknya itu sendiri biasanya dipesan dari Receptionis, walaupun Harga Kamar itu dari Marketing. Satu Kamar Fasilitasnya sesuai yang ada dengan di Hotel, Breakfastnya Pagi aja, Tempat Fitnes, Kolam Renang. Kalau Makan Siang, Makan Sore dan Makan Malam itu beda lagi, karena itu tidak sama Kamar. Yang Saya tahu hanya Pesertanya itu dari Palas. Sistem Pembayarannya langsung Cash di Hotel Danau Toba. Aturan yang berlaku di Hotel Danau Toba itu Sifatnya Delegasi, karena biasanya ini kan ada yang umum, dan ada juga yang khusus. Nah kalau Bimtek inikan khusus, bukan umum,” Tutup Servis, Humas Hotel Danau Toba Internasional, Senin (30/05/2022).

Sementara itu Pihak Panitia Pelaksana Bimtek Lembaga tersebut tidak dapat ditemui untuk melakukan konfirmasi terkait Kegiatan tersebut, bahkan saat dihubungi melalui Telpon Seluler juga tidak ada Jawaban. (Adel/Siregar/MTI)