Pertemuan Kades Banyuglugur Dan Tim Gabungan

Kades Banyuglugur Gunakan Hak Jawabnya Tanggapi Pemberitaan

MTI Situbondo JATIM – Terkait dengan Pemberitaan pada tanggal 25 November 2020, Program RTLH Banyuglugur Situbondo Diduga Sarat Korupsi, akhirnya Kepala Desa Banyuglugur, Suratman menggunakan hak jawabnya untuk menanggapi informasi yang ada di dalam berita tersebut kepada MTI Biro Situbondo dan Awak Media lainnya, Sabtu (28/11/2020), pukul 10.00 WIB.

BACA: Program RTLH Banyuglugur Situbondo Diduga Sarat Korupsi

Sebenarnya, sebelum berita dipublikasikan atau ditayangkan, Tim Gabungan telah melakukan konfirmasi kepada Kades Suratman melalui sambungan WhatsApp untuk didengar keterangannya terkait adanya informasi yang menyebutkan jika Program RTLH Tahun Anggaran 2019, di Dusun Pesisir, Desa/ Kecamataan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur diduga sarat penyimpangan, namun Suratman tidak memberikan jawaban atau keterangan.

Namun pasca dipublikasikan atau ditayangannya berita tersebut, akhirnya Kades Banyuglugur memberikan konfirmasi dan Kades Suratman ingin menggunakan hak jawabnya.

Kades Banyuglugur, Situbondo menerangkan di hadapan Tim Gabungan, “Satu unit rumah itu hasil Swadaya Masyarakat setempat, berupa bahan-bahan Matrial (Red, bukan berupa uang), Dusun Krajan, RT 01 - RW 02, Desa Banyuglugur, saat itu memang bertepatan dengan adanya Program Bedah Rumah, Renovasi RTLH 2019,” Terang Suratman.

Suratman menambahkan, Program RTLH 2019 sudah diperiksa Inspektorat Kabupaten Situbondo.

“Kami sudah diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Situbondo, memang ada temuan, namun Dana Anggaran tersebut sudah kami kembalikan,” Beber Kades Banyuglugur menambahkan dan juga memungkasi pertemuannya dengan Tim Gabungan MTI Biro Situbondo dan Awak Media lainnya. (Team MTI).