Hanida Foundation Dan The Keranjang Bali Gelar Diskusi Dalam Tema Geliat UMKM Menuju Pasar Global Hanida Foundation Dan The Keranjang Bali Gelar Diskusi Dalam Tema Geliat UMKM Menuju Pasar Global Media Tipikor Indonesia

Redaksi / 13 November 2022 / Dilihat 12814 kali

Hanida Foundation Dan The Keranjang Bali Gelar Diskusi Dalam Tema Geliat UMKM Menuju Pasar Global

MTI Badung BALI - Sri Suparni Bahlil, istri dari Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia/ BKPM RI), merupakan Pendiri Yayasan Hanida atau Founder Hanida Foundation.

Di sela kesibukannya menemani Suaminya, Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala BKPM RI yang sedang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ke 17 Group of Twenty (KTT ke 17 G20), yang akan diselenggarakan di Kawasan Nusa Dua Bali, pada Tanggal 15-16 November 2022, Sri Suparni Bahlil, mengajak The Keranjang Bali, sebuah Supermarket/ Pusat Yang Khusus Menjajakan Oleh-Oleh Khas Bali, menggelar Diskusi dengan Tema Inovatif, Inklusif dan Kolaboratif UMKM Menuju Pasar Global, di Lantai IV The Keranjang Bali, Jalan. By Pass Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Sabtu (12/11/2022).

Acara tersebut dihadiri oleh para Pelaku Usaha, Tamu Undangan Kadin Bali dan Masyarakat Pelaku UMKM, serta Narasumber, di antaranya Eka Sastra (Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan (OKK) dan yang merangkap sebagai Plt Ketum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia/ BPP HIPMI), Johan Eka Pahasa, SE (Pengusaha Properti dan Otomotif), Cut Emma Mutia Ratna Dewi, SH (Ketua Koperasi Hanida dan Koordinator Kegiatan Diskusi) dan Sally Giovanny, Founder The Kranjang Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Johan Eka Pahasa, menyampaikan bahwa Induustri Indonesia masih kalah dengan Industri Cina dalam Persaingan di Pasar Global, “Industri Halal Food dan Halal Fhasion Indonesia masih kalah dalam Dunia Importir. Dalam Pasar Importir Fasion Halal, Negara Cina Unggul, Food Halal Negara Thailand dan Wisata Halal Korea Selatan,” Ungkapnya.

Johan juga sangat berharap, “Kepada Founder Hanida Foundation, Ibu Sri Suparni Bahlil, dapat menggelar Diskusi dalam Rangka mendukung kegiatan G20, yang merupakan bagian dari Presidensi KTT G20 Indonesia, khususnya yang terkait dengan isu-isu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” Harap Johan Eka Pahasa.

Plt Ketum BPP HIPMI, Eka Sastra, dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa HIPMI akan selalu memberikan Dukungan terhadap Pengusaha UMKM dan Pendampingan dalam Pengembangan Usaha, Semua Narasumber yang ada dalam Diskusi ini adalah Tokoh-Tokoh HIPMI, maka Program Kolaborasi Koperasi Hanida dengan The Keranjang Bali adalah Momentum Penting di Ajang KTT G20. Yang mana Bali menjadi Tuan Rumah Even Dunia, Ungkap Eka Sastra, Plt Ketum BPP HIPMI.

Sementara itu, Cut Emma Mutia Ratna Dewi, SH, Ketua Koperasi Hanida, yang juga sebagai Koordinator Kegiatan Diskusi, menerangkan, Program Koperasi Hanida dan juga Yayasan Hanida, meski baru terbentuk sekitar 3 Tahun, sudah menjalankan Kiprahnya, namun di masa Pandemi Covid 19, sedikit agak Terhambat. Dengan Momentum KTT G20 ini, Kami bersama Founder Hanida Foundation, baru Pertama kali Berkolaborasi menggandeng UMKM yang ada di Bali, yaitu The Keranjang Bali, Terangnya.

“Ke depanya, semoga Koperasi Hanida bersama The Keranjang bisa lebih Maju. Perlu diketahui Founder Hanida Foundation sudah menjalin MoU dengan Jasa Pengiriman, seperti JNE. Sebab betapa Pentingnya Jasa Pengiriman, dan sangat dibutuhkan,” Imbuh Cut Emma Mutia Ratna Dewi, SH, Ketua Koperasi Hanida, yang juga sebagai Koordinator Kegiatan Diskusi.

Sedangkan Sally Giovanny, Founder The Kranjang Bali, mengungkapkan harapannya, “Dengan adanya Kolaborasi bersama Founder Hanida Foundation, ke depannya UMKM di Bali bisa lebih Maju dan Berkembang. Dengan Momentum KTT G20 ini merupakan suatu Kehormatan bagi The Keranjang menjadi Tuan Rumah Diskusi UMKM, yang Narasumbernya adalah Orang-Orang HIPMI Yang Sukses,” Ungkapnya dengan Wajah bahagia.

“The Keranjang juga memperkerjakan Disabilitas sebagai Karyawan. Mereka bisa berkarya dan merasa tidak ada Perbedaan di The Keranjang,” Imbuhnya.

“Dengan kehadiran Founder Hanida Foundation di Rumah Pusat Oleh-Oleh Industri UMKM, The Keranjang bisa Bersaing dalam Kancah Pasar Global, Sambung Sally Giovanny, Founder The Kranjang Bali, sangat yakin.

Sebagai Catatan Terkait KTT G20:

KTT ini akan menjadi Puncak dari Proses dan Usaha yang Intensif dari seluruh Rangkaian Aggenda G20 (Pertemuan Tingkat Menteri, Kelompok Kerja dan Engagemment Groups) selama Setahun Kepemimpinan Indonesia.

G20 Adalah Forum Kerjasama Multilateral yang terdiri dari 19 Negara Utama dan Uni Eropa (EU). G20 merepresentasikan lebih dari 60 % Populasi Bumi, 75 % Perdagangan Global dan 80 % PDB Dunia.

Anggota G20 terdiri dari: Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Dibentuk pada 1999 atas Inisiasi Anggota G7, G20 merangkul Negara Maju Dan Berkembang untuk bersama-sama Mengatasi Krisis, Utamanya yang melanda Asia, Rusia, dan Amerika Latin. Adapun Tujuan G20 adalah mewujudkan Pertumbuhan Global Yang Kuat, Berkelanjutan, Seimbang dan Inklusif.

G20 Pada Awalnya merupakan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Namun sejak 2008, G20 menghadirkan Kepala Negara dalam KTT dan pada 2010 dibentuk pula Pembahasan di Sektor Pembangunan. Sejak saat itu G20 terdiri atas Jalur Keuangan (Finance Track) dan Jalur Sherpa (Sherpa Track). Sherpa diambil dari istilah untuk Pemandu di Nepal, menggambarkan bagaimana para Sherpa G20 membuka Jalan menuju KTT (Summit).

Berbeda dari kebanyakan Forum Multilateral, G20 tidak memiliki Sekretariat Tetap. Fungsi Presidensi dipegang oleh salah satu Negara Anggota, yang berganti setiap Tahun. Sebagaimana ditetapkan pada Riyadh Summit 2020, Indonesia akan memegang Presidensi G20 pada 2022, dengan Serah Terima yang dilakukan pada akhir KTT Roma (30-31 Oktober 2021).

Melalui Tema tersebut, Indonesia ingin mengajak seluruh Dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk Pulih Bersama Serta Tumbuh Lebih Kuat dan Berkelanjutan. (TeamMTI)