MTI Magetan JATIM - Ratusan Guru Inpasing di lingkungan Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur mengeluhkan belum cairnya Tunjangan

Guru Inpassing Kemenag Magetan Tuntut TPG Inpassing

MTI Magetan JATIM - Ratusan Guru Inpasing di lingkungan Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur mengeluhkan belum cairnya Tunjangan Profesi Guru Inpassing (TPG) Guru Madrasah di lingkungan Kemenag Magetan. Saat ini para tenaga pendidik sedang berusaha dan mempertanyakan alasan belum cairnya TPG yang belum dibayarkan. Bukan hanya di Kabupaten Magetan ada beberapa Kabupaten/ Kota di Jawa Timur yang belum terbayarkan dan ada juga beberapa Kabupaten yang sudah terealisasikan menerima haknya TPG Inpassing.

Ketua Perkumpulan Guru Inpassing (PGN) Kemenag Cabang Magetan, Imam Muklis, S.Pdi mengatakan jika TPG yang belum terbayarkan di Magetan ada 4 bulan, yakni bulan Oktober, November, Desember 2018 dan bulan Desember 2019.

“Empat bulan yang belum terbayarkan tiga bulan di tahun 2018 dan satu bulan di tahun 2019,” Ujar Imam Muklis ke awak media di ruang kerjanya, Senin (29/06/2020).

Dijelaskan rata rata tunjangan yang diterima per guru sekitar Rp. 2,5 juta per bulan. Saat ini ada sekitar 330 Guru di lingkungan Madrasah Se- Kabupaten Magetan yang belum menerima haknya. Padahal sudah lewat tahun dan ketika ditanyakan, baik ke Kantor Kemenag Magetan maupun Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur selalu dijawab sedang diusahakan untuk pencairannya. Bahkan sudah dilakukan audiensi dengan Direktur GTK (Guru Tenaga Kependidikan Madrasah) mendapatkan jawaban, jika sekarang dari Kementerian Keuangan belum ada dana jadi belum bisa diberikan kepada para tenaga pendidik tersebut. Sedangkan jawaban dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur dijelaskan Imam Muklis, saat ini Kanwil meminta data tenaga guru Inpassing yang belum menerima TPG Inpassing.

Beberapa Guru Madrasah yang dikonfirmasi mengakui jika belum menerima TPG Inpassing 3 bulan di tahun 2018 dan 1 bulan di tahun 2019.

“Perjuangan untuk menuntut hak kami sudah sampai pusat tetapi tetap saja belum ada solusi,” Ujar salah seorang Guru Madrasah yang enggan disebutkan namanya. Padahal sudah ada beberapa Kabupaten kota di Jawa Timur yang sudah bisa dicairkan.

Sementara itu Imam Muklis mengungkapkan, “Bahwa permasalahan ini bukan hanya Magetan saja yang belum menerima tetapi ada 25 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur yang belum menerima kekurangan pembayaran TPG Inpassing,dan sekitar 13 Kabupaten yang sudah menerima pencairan. Dirinya mewakili rekan-rekan seprofesi Se- Kabupaten Magetan berharap kepada Kemenag Magetan, Kanwil Kemenag Propinsi Jawa Timur untuk segera memperhatikan para tenaga pendidik ini dan mencarikan solusi agar pembayaran TPG Inpassing segera bisa diselesaikan,” Terang Muklis. (DW/ Jack)