Dinsos Banyuwangi Bersama BKKBN Jatim dan IDI Gelar Vaksetomi, KB Untuk Pria Puskesmas Singotrunan Media Tipikor Indonesia

Redaksi / 03 Agustus 2022 / Dilihat 833 kali

Dinsos Banyuwangi Bersama BKKBN Jatim dan IDI Gelar Vaksetomi, KB Untuk Pria

MTI Banyuwangi JATIM – Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Propinsi Jawa Timur (Jatim) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menggelar “Program Metode Operasi jangka panjang untuk kaum Pria”, atau yang disebut “Metode Operasi Pria (MOP) atau Vaksetomi” dalam rangka menekan Laju Pertumbuhan Penduduk.

Pelaksanaan Kegiatan MOP atau Vaksetomi tersebut diselenggarakan di Puskesmas Singotrunan, Jalan. Sumbing No 41, Kelurahan Singotrunan, Kecamatan/ Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (02/08/2022) dengan Tujuan untuk meningkatkan Kesejahteraan dan Kesetaraan para Pria. Ber-KB selama ini Identik bagi kaum Wanita.

Kegiatan tersebut diikuti Peserta dari Kecamatan yang ada di seluruh Kabupaten Banyuwangi, mulai dari Tingkat Penggerak ibu-ibu PKK, Kepala Desa, serta Aparat Pemerintahan yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

Koordinator bidang Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Banyuwangi, Luluk Estrikhawati, menerangkan, “Untuk melayani Peserta KB Pria ini ada Syarat yang harus diperhatikan, adalah Umur minimal 35 Tahun dan sudah mempunyai Keturunan dan para Peserta yang ikut Program ini tidak boleh ada Paksaan dari Pihak manapun,” Terangnya.

“Alhamdulillah, bapak-bapak yang ikut MOP ini Sadar akan Pentingnya kesejahteraan dalam kehidupan berkeluarga,” Imbuh Luluk Estrikhawati.

Salah satu Peserta MOP dari Kecamatan Singojuruh, menyatakan, “Alhamdulillah, Saya ikut MOP ini untuk meminimalisir Angka Jumlah Keluarga, biar tidak terlalu membludak dan ikut mensukseskan Program Keluarga Berencana,” Ujarnya.

“Dan berhubungan Anak Saya sudah 5, Kita Stop dulu dan untuk Kesehatan dalam Kehidupan berkeluarga,” Sambungnya.

Sementara itu, Kepala Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Habib Ali Mustofa, mengungkapkan, “Di sisi lain, Kami memberikan contoh Warga Masyarakat Kami di Benelan Kidul, khususnya Masyarakat yang ada di Kabupaten Banyuwangi, bahwasanya Kami patuh pada Peraturan dan Saya Jalani, serta Saya Praktekkan, maka Saya akan Edukasi bahwasanya Program ini adalah untuk Kesehatan dan Kesejahteraan dalam Kehidupan berkeluarga,” Ungkapnya.

Holida, istri Habib Ali Mustofa, Kades Benelan Kidul, menambahkan, “Kami mendorongnya untuk ikut Program MOP ini. Karena Anak Kami sudah 5. Dan Saya kalau ikut KB, Saya tidak cocok, karena Saya mempunyai Riwayat Kesehatan. Jadi Kami sarankan kepada Suami Saya untuk ikut Program KB Pria. Dan inipun tidak menggangu Kesehatan dan Keharmonisan Kehidupan dalam berkeluarga,” Tambahnya.

Perlu diketahui, Metode Operasi Pria (MOP) atau VASEKTOMI adalah Prosedur Klinik untuk menghentikan Kapasitas Reproduksi Pria, dengan cara mengoklusi Vasa Deferensia, sehingga Alur Transportasi Sperma terhambat dan Proses Fertilisasi (Penyatuan dengan Ovum) tidak terjadi.

Vas Deferens (Plural Vasa Deferentia) atau dikenal juga dengan sebutan Ductus Deferens adalah sebuah Tabung yang dimiliki oleh kebanyakan Vertabrata Jantan, yang berfungsi menyalurkan Sperma dari Epididimis saat Ejakulasi. (Sumadi/MTI)