Dialog Satu Abad Indonesia, Menuju Indonesia Emas Dengan Bersatu Dalam Keberbedaan Dialog Satu Abad Indonesia, Menuju Indonesia Emas Dengan Bersatu Dalam Keberbedaan Media Tipikor Indonesia

Redaksi / 27 Juli 2022 / Dilihat 389 kali

Dialog Satu Abad Indonesia, Menuju Indonesia Emas Dengan Bersatu Dalam Keberbedaan

MTI JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, SH, SU, MIP, dalam Dialog Kebangsaan “Imaji Satu Abad Indonesia” di Kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, menegaskan, bahwa Indonesia Masa Depan adalah Indonesia yang Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur, Selasa (26/07/2022).

Menurut Prof Mahfud, Harapan Indonesia menuju Indonesia Emas pada 2045 mendatang akan Terwujud, ketika usaha-usaha dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur dilakukan secara sungguh-sungguh.

“Mari menuju Indonesia Emas dengan Bersatu di dalam Keberbedaan. Tidak usah lagi bertengkar masalah Perbedaan Agama dan Keyakinan. Anda punya keyakinan itu urusan Privat,” Ujar Prof Mahfud saat menjadi Keynote Speaker Dialog Kebangsaan di UII ini.

“Bangsa Indonesia pada 2045, diproyeksikan menjadi Bangsa yang berdaulat sepenuhnya, mampu melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh Tumpah Darah Indonesia dari berbagai bentuk ancaman. Terdapat Empat Pilar Pencapaian Visi Indonesia Emas, yaitu Pertama, Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Kedua, Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Ketiga, Pemerataan Pembangunan. Keempat, Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Pemerintahan,” Imbuhnya.

Prof Mahfud juga menegaskan, “Visi Indonesia Emas bukan Mimpi, melainkan Target yang Realistik dengan Kerja keras dan Kolaborasi segenap Komponen Bangsa,” Tegas Menko Polhukam, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, SH, SU, MIP.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, dalam kesempatan tersebut, menjelaskan, bahwa apa yg disampaikan Prof Mahfud MD, Penting untuk dipahami bersama. Dan menurut Gus Yahya, sapaan akrab Ketua KH Yahya Cholil Staquf, Kolaborasi segenap Komponen Bangsa dalam mencapai Indonesia Emas harus dilakukan dengan sungguh-sungguh.

“Apa yang disampaikan Pak Mahfud, Penting untuk Kita Pahami sebagai Pegangan Kita, karena ke depan ini ada banyak Hal dan Varian yang mungkin tidak seluruhnya bisa diidentifikasi,” Kata Gus Yahya saat menjadi Narasumber dalam Dialog Kebangsaan itu.

Sementara itu, Tokoh Muhammadiyah, Prof. Musa Asyarie, yang juga menjadi Narasumber dalam kesempatan ini menjelaskan, bahwa untuk menuju Satu Abad Indonesia banyak Tantangan yang harus dihadapi.

“Semua Peraturan dan undang-undang sudah banyak dibuat. Tapi apakah Realitas Hukum dan Politik Kita sudah semakin Beradab?,” Ungkap Prof Musa Asyarie, yang juga mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga ini melempar Pertanyaan. (Lucky/Red/MTI)