Bakesbangpol Magetan Gelar Sarasehan Mewaspadai Aksi Radikalisme dan Terorisme

Bakesbangpol Magetan Gelar Sarasehan Mewaspadai Aksi Radikalisme dan Terorisme

MTI Magetan JATIM - Radikalisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi pembicaraan yang tidak pernah berhenti selama satu dekade lebih semenjak Era Reformasi 1998.

Bakesbangpol Magetan menggelar Saresehan bersama LSM LIRA dan Dinas Dikpora. Yang bertempat di Kantor Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (07/04/2021).

Kepala Dinas Bakesbangpol Kabupaten Magetan, Drs. Chanif Tri Wahyudi, MSi, mengatakan, bahwa Peran Ormas dan LSM dalam kegiatan Pencegahan Radikalisme dan Terorisme, yaitu dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat.

“Pengaruh daripada Radikalisme pada masyarakat mengenal pemahaman baru yang dibuat pihak tertentu mengenai Agama, Social, Politik, semakin rumit, karena pada akhirnya berbaur dengan Terorisme yang cenderung melibatkan Tindak Kekerasan,” Ungkap Chanif.

Kepala Bakesbangpol Magetan menambahkan, “Cara untuk mencegah Radikalisme dan Terorisme agar tidak menjamur, salah satunya memperkenalkan Ilmu Pengetahuan dengan baik dan benar. Seperti halnya LSM LIRA dengan Bimbingan dari Kesbangpol bisa bersinergi dengan Pemerintah melalui Dinas PPKB dan PA yang menangani khusus di Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak,” Beber Chanif menambahkan.

Dikesempatan yang sama, Kadin Pendidikan dan Olah Raga (Dikpora) diwakili Dra. Endang Ambarwati, menyampaikan, di dalam mengatasi masalah ini yaitu generasi muda seperti halnya Mahasiswa dan juga anak-anak yang masih dalam pembentukan pribadinya memerlukan bimbingan di Sekolahan dan khusus dari Orang Tua. “Kami berharap Pembelajaran Tatap Muka segera dilaksanakan, agar Siswa bisa lagi menerima Kontribusi Pendidikan dari Sekolahan, tentunya nanti mentaati Protokol Kesehatan,” Jelasnya.

Sementara Ketua LSM LIRA Magetan, Supriyanto, SSos, yang sekaligus sebagai Moderator dalam Saresehan ini mengungkapkan, “Kesbangpol sebagai Tolok Ukur Pengendalian kegiatan ormas-ormas yang ada di Kabupaten Magetan,” Ujarnya.

Ketua LIRA menambahkan, “Ada beberapa Ormas yang membantu Pemerintah dalam Kegiatan Social, salah satunya Relawan 24 Jam. Kegiatan Sosial ini juga untuk menumbuhkan Rasa Nasionalisme dan Cinta akan produk dalam negeri, contoh di Magetan setiap hari Kamis dan Jum'at memakai Batik produk dari Magetan,” Imbuhnya.

“Radikalisme merupakan Embrio dari Terorisme. Paham-paham Radikal saat ini telah menyentuh semua kalangan, mulai dari masyarakat ekonomi kelas atas maupun bawah, mulai dari yang berpendidikan sampai orang yang kurang tingkat pendidikannya. Maka dengan cara Pendidikan Agama dan Ilmu Pengetahuan yang baik dan benar, Paham Radikal dan Terorisme akan sulit menyentuh pada masyarakat,” Tutup Supriyanto mengakhiri keterangannya. (Jack/Dik).