3 Orang Dalam Satu Keluarga Meninggal Karena Covid 19 Di Nguntoronadi

3 Orang Dalam Satu Keluarga Meninggal Karena Covid 19 Di Nguntoronadi

MTI Magetan JATIM - Wabah Covid 19 sampai saat ini belum usai, ada kecenderungan meningkat signifikan di Kabupaten Magetan, bahkan di seluruh Indonesia hampir merata. Covid 19 harus betul-betul kita waspadai dan jangan dianggap seperti virus biasa. Dan Virus Covid 19 ini sudah banyak merenggut korban jiwa.

Kabupaten Magetan, Jawa Timur sendiri saat ini kembali ke Zona Merah akibat kenaikan jumlah Pasien Positif dan meningkatnya angka kematian akibat wabah Covid 19 ini.

Dan wabah Covid 19 membawa kisah pilu di Desa Kenongomulyo, Kecamatan Nguntorona, Kabupaten Magetan, di mana dalam 3 minggu 3 orang yang masih satu keluarga meninggal berurutan, karena Covid 19. “Satu keluarga ibu dan anak meninggal karena terkonfirmasi Covid 19,” Ujar Moch Rachim Kasi Trantib Kecamatan Nguntoronadi.

Menurut Rachim, ketiga orang tersebut adalah SMN, SDR dan Sdyh, berturut-turut meninggal dunia karena Covid 19 dalam jangka waktu tiga minggu ini. Terakhir SDYH yang hari Sabtu pagi ini meninggal dan merupakan ibu dari kedua orang yang meninggal terlebih dahulu. Sdyh sendiri statusnya Probable Covid 19 saat meninggal.

Karena meninggalnya di rumah, warga masyarakat sekitar tidak ada yang berani memulasarakan Jenazah, hingga Tim dari Kecamatan Nguntoronadi dan Modin setempat datang dengan pakaian APD lengkap. “Kami dari Tim Kecamatan Nguntoronadi yang memulasarakan hingga pemakaman,” Kata Jaka Prastawa Camat Nguntoronadi.

Semua proses menggunakan Protokol Kesehatan Covid 19. Djaka Prastawa selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat agar jaga kesehatan, jaga jarak, sering cuci tangan dan tidak lupa untuk selalu pakai Masker jika keluar rumah. Hindari kerumunan yang berpotensi besar menyebabkan Penularan Covid 19.

Lebih lanjut dijelaskan, pihak Kecamatan bersama Gabungan TNI, Polri tak henti-hentinya setiap hari menggelar Operasi Yustisi untuk memberikan himbauan, peringatan dan teguran pada masyarakat, agar semuanya mematuhi Protokol Kesehatan dan mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

“Kita berharap agar masyarakat patuh dan disiplin pada Protokol Kesehatan,” Tegas Jaka Prastawa.

“Semua upaya dilakukan untuk menekan Penyebaran Virus Covid 19 dan berharap Covid 19 segera hilang, sehingga masyarkat semua dapat beraktifitas normal seperti biasa,” Tutupnya. (Jack)